Video ini membahas tata nama Benzena yang mengikat alkana. Jika alkana yang diikat oleh Benzena memiliki chain kurang dari 6, maka alkana tersebut menjadi alkil sebagai substituen. Namun, jika alkana yang diikat lebih kompleks dari Benzena, misalnya memiliki chain lebih dari 6, maka Benzena berubah menjadi cabang dan alkana menjadi induk. Selain itu, jika Benzena mengikat alkana dengan gugus fungsi lain, maka alkana menjadi induk dan Benzena menjadi cabang, contohnya 3-venil propanal. Istilah benzil digunakan jika Benzena mengikat CH2OH. Benzena yang mengikat siklik dapat disingkat sebagai PH, dengan P besar dan H kecil. Misalnya, 2-venil sikloheksanol. Jadi, penamaan Benzena tergantung pada kompleksitas alkana yang diikat dan apakah Benzena tersebut menjadi cabang atau induk.