Video ini membahas aturan imbuhan pada huruf S dalam pembentukan kata. Imbuhan S mengubah bunyi K menjadi menye, contohnya dari santun menjadi menyantuni. Proses ini juga berlaku pada imbuan me, pe, dan pean dengan perubahan menjadi menye, penyean, dan penyesuaian. Selain itu, terdapat pengecualian pada kata stimulus yang berubah menjadi pen-stimulus, bukan penye-stimulus karena penekanan pada bunyi T-nya. Konsep ini kemudian dilanjutkan dengan pembahasan huruf T.