Video ini membahas pengaruh substituen orto, para, dan meta pada reaksi benzena. Substituen yang masuk duluan mempengaruhi arah substitusi selanjutnya, bisa menjadi pengarah orto-para atau meta. Gugus pengaktif mengarahkan pada posisi orto-para karena memiliki struktur kanonik resonans yang stabil. Halogen, meskipun pendeaktif, juga mengarahkan pada orto-para karena memiliki pengaruh elektronik yang mirip dengan pengaktif. Alkil, meskipun tidak memiliki P-E-B, juga mengarahkan pada orto-para karena memiliki struktur kanonik yang stabil. Sedangkan gugus pendeaktif, seperti NO2, mengarahkan pada posisi meta karena pada orto-para terdapat struktur resonans yang tidak stabil. Semakin banyak struktur kanonik resonans, semakin stabil posisi orto dan para dibanding posisi meta.